Kiat Penting Memilih Penerjemah Lisan (Interpreter) Profesional

Selama ini masih cukup banyak orang yang menganggap interpreter atau penerjemah lisan sama dengan seorang penerjemah. Meski nampak sama, ada perbedaan yang mendasar. Penerjemah lisan memiliki sifat segera dan diperlukan sebagai penyambung komunikasi dalam hal tertentu seperti percakapan. Sedangkan penerjemah, dari sifatnya memang tidak segera dan pekerjaannya pun tidak secepat interpreter. Misalnya menerjemahkan dokumen.

Keberadaan interpreter sangat penting dalam berbagai kesempatan. Seperti pertemuan bilateral maupun multilateral antar negara, hingga pertemuan bisnis yang melibatkan negara lain. Di sini, untuk memilih penerjemah lisan yang profesional dan terbaik memang terdapat kiat tersendiri. Tujuannya adalah agar Anda lebih mudah berkomunikasi dan pesan yang disampaikan pun dipahami dengan baik. Apa saja kiatnya? Berikut di antaranya.

Kemampuan Bahasa yang Baik

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam memilih penerjemah lisan profesional yang baik ialah kemampuannya menguasai bahasa. Dengan artian, penerjemah lisan haruslah memiliki kemampuan dalam membaca, menulis, berbicara, mendengarkan dan kemampuan menguasai kosa kata.

Untuk meyakinkan hal tersebut dimiliki penerjemah lisan, cobalah untuk mencari sertifikasi yang mereka miliki. Khususnya sertifikasi bahasa dari lembaga resmi maupun perguruan tinggi.

Mampu Memahami Bahasa Tubuh

Tidak hanya piawai dalam memahami bahasa lisan yang disampaikan oleh pembicara, seorang penerjemah lisan pun harus mampu memahami bahasa tubuh. Terkadang seseorang menggunakan bahasa tubuh untuk memberikan penegasan terhadap apa yang disampaikan.

Misalnya bahasa tubuh yang mengungkapkan ketidaksenangan, menggambarkan keceriaan, dan sebagainya. Meski terlihat sederhana, hal ini cukup penting untuk dipahami. Terlebih lagi pembicara tersebut memiliki latar belakang yang berbeda yang tentunya budaya percakapannya juga berbeda untuk menghindari kesalahpahaman.

Memiliki Attitude yang Baik

Karena seorang penerjemah lisan tidak hanya sekadar menerjemahkan bahasa saja dan berhadapan dengan orang banyak, maka haruslah memiliki attitude yang baik. Hal ini dapat dilihat dari gaya berpakaian sesuai dengan konteks acara (apakah formal atau informal). Selain itu juga harus menguasai kemampuan khusus seperti:

  • Kemampuan mendengar yang baik. Dalam hal ini penerjemah lisan harus dengan jeli mendengarkan apa yang disampaikan komunikator. Terlebih lagi bila pembicara menggunakan aksen dan logat khusus yang butuh pemahaman lebih.
  • Memiliki kemampuan berpikir cepat adalah ciri seorang penerjemah lisan yang baik. Sebab, penerjemah lisan dituntut untuk bisa menerjemahkan percakapan pada saat itu juga tanpa harus mengubah makna aslinya. Di sini memang diperlukan konsentrasi tinggi agar tidak salah mengartikan apa yang disampaikan pembicara.

Paham Tema Pembicaraan

Sebagaimana disebutkan di awal, tugas seorang penerjemah lisan adalah untuk menghubungkan pesan ke orang lain. Maka dari itu, memahami dan mengerti mengenai tema yang dibicarakan adalah hal mutlak. Di sini, setidaknya penerjemah lisan mendapatkan gambaran seperti apa nantinya jalannya kegiatan dan hal yang akan disampaikan melalui term of reference (TOR) yang diberikan.

Kemudian, dari TOR tersebut dapat dipilah lagi poin-poin apa saja yang nantinya disampaikan oleh pembicara. Bayangkan saja bila penerjemah lisan tidak memahami jalannya pembicaraan maka pesan yang disampaikan tidak akan berjalan dengan baik. Bahkan pihak yang menerima pesan dapat salah mengartikannya sehingga muncul kesalahpahaman.

Pengalaman

Kiat terakhir namun tidak kalah pentingnya ketika memilih penerjemah lisan atau interpreter yakni pengalaman. Seorang interpreter yang baik dapat dibuktikan dari pengalamannya menangani kegiatan tertentu dalam menjadi penerjemah. Misalnya dalam sebuah konferensi internasional dan sebagainya.

Terlebih lagi jika interpreter tersebut sudah memiliki reputasi khusus, baik bagi perusahaan maupun instansi negara. Untuk hal ini memang perlu pembuktian seperti sertifikat pelatihan yang didapatkan maupun sertifikat partisipasinya sebagai interpreter dalam kegiatan-kegiatan tertentu.

Setelah menyimak kiat penting dalam memilih penerjemah lisan (interpreter) profesional di atas, penting pula bagi Anda untuk memilih penyedia layanan penerjemah lisan terbaik dan tepercaya. Salah satunya adalah Mitra Bahasa yang memiliki interpreter terbaik dan berpengalaman serta ahli dalam bidangnya yang dapat Anda jadikan mitra dalam berbagai kegiatan Anda.Bagaimana pelayanan yang kami berikan? Anda bisa klik di sini untuk informasi lebih lanjut. Atau bisa juga melalui WhatsApp di nomor 0812-2001-594 maupun email di info@mitrabahasa.com.

5 Kemampuan yang Harus Dikuasai oleh Seorang Penerjemah Dokumen

Penerjemah dokumen sangat dibutuhkan untuk berbagai keperluan. Baik bagi individu maupun perusahaan hingga instansi pemerintahan. Tugas utama seorang penerjemah dokumen di antaranya adalah membuat dan menulis teks terjemahan yang akurat tanpa mengurangi arti.

Selain itu, dokumen yang diterjemahkan pun harus mudah dibaca dan dipahami oleh masyarakat. Maka, untuk menjadi seorang penerjemah dokumen yang profesional dibutuhkan kemampuan khusus seperti berikut.

Kemampuan Penguasaan Bahasa

Keterampilan dan kemampuan penguasaan bahasa bagi seorang penerjemah dokumen adalah hal penting yang paling utama. Dalam hal ini adalah penerjemah paling tidak memiliki gelar akademik yang berhubungan dengan bidang penerjemahan. Seperti jurusan bahasa dan sastra, maupun jurusan relevan lainnya. Lalu, dibuktikan dengan bukti keahlian bidang seperti memiliki sertifikat dari lembaga terkait maupun perguruan tinggi.

Kemampuan penguasaan bahasa penting dari hal yang paling umum maupun khusus. Tidak hanya mengenai kosa kata saja, melainkan juga bagaimana memahami istilah-istilah khusus dalam bahasa asing. Misalnya untuk bidang satu dan bidang lainnya bisa saja berbeda. Oleh karena itu, kemampuan menelaah dan penguasaan bahasa ini menjadi hal utama yang dimiliki penerjemah dokumen.

Membaca Dokumen dengan Teliti

Kemampuan berikutnya adalah kemampuan dalam membaca dokumen maupun naskah yang ada. Membaca naskah maupun dokumen bagi penerjemah tidak harus selalu cepat. Melainkan bagaimana membaca efektif dan memahami maksud dan tujuan kalimat per kalimatnya.

Bila dilakukan dengan tergesa-gesa, maka proses penerjemahan tidak akan berjalan dengan baik. Bisa saja hasil terjemahannya kurang akurat bahkan mengubah arti dan maksud kalimat yang ada. Di sini seorang penerjemah dokumen memerlukan proses berkali-kali untuk dapat memahami dan mengerti kalimat. Kemudian, barulah menerjemahkannya per kalimat secara teliti.

Kemampuan Menulis

Tidak hanya kemampuan membaca dokumen saja, kemampuan menulis juga harus dimiliki oleh seorang penerjemah dokumen. Sebab, setelah membaca dokumen yang akan diterjemahkan, mereka juga diharuskan untuk menulis kembali dengan gaya bahasa apa yang digunakan.

Tanpa dibekali kemampuan menulis yang baik, cukup sulit untuk penerjemah dokumen dapat memberikan naskah yang mudah dipahami oleh orang lain. Dengan catatan, penulisan kembali dari bahasa induk yang kemudian diterjemahkan dalam bahasa yang diinginkan (seperti translasi Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia) tidak mengubah esensi maupun maksud kalimat yang ada.

Memahami Budaya Bahasa Induk

Penerjemah dokumen tidak hanya memahami bahasa tertentu saja. Melainkan juga harus memahami dan mengerti bahasa induk yang digunakan dalam sebuah dokumen maupun naskah. Dengan begitu, penerjemah akan lebih memahami konteksnya.

Dengan memahami budaya ini, akan memudahkan pula bagi penerjemah dokumen untuk menemukan padanan kata yang tepat dan sesuai dengan bahasa yang dituju dan juga tidak salah arti. Maka untuk memahami budaya, para penerjemah dokumen juga perlu sering membaca untuk mendapatkan pengetahuan baru.

Ketepatan Waktu dan Penguasaan IT

Selain keempat kemampuan di atas, seorang penerjemah dokumen juga harus memiliki kemampuan disiplin terhadap waktu. Maksudnya adalah, penerjemah dokumen tersebut mampu mengerjakan sebuah terjemahan sesuai dengan tenggat waktu yang diberikan. Akan lebih baik lagi bila sebelum tenggat waktu yang diberikan.

Tujuannya adalah untuk mengecek dan mengoreksi kembali tulisan yang diterjemahkan agar sesuai dengan ketentuan yang ada. Di samping itu, penguasaan IT juga penting untuk menunjang pekerjaan. Misalnya menggunakan tools tertentu untuk mengirim berkas, penjadwalan, dan lain sebagainya agar selesai tepat waktu.

Setidaknya, itulah beberapa kemampuan yang wajib dimiliki oleh seorang penerjemah dokumen. Bagi Anda yang ingin menggunakan jasa penerjemah dokumen untuk individu maupun korporasi, bisa memilih layanan penerjemah dokumen tepercaya seperti Mitra Bahasa.

Dengan menerapkan profesionalitas yang tinggi dan didukung tenaga yang ahli di bidangnya, Mitra Bahasa sangat layak untuk Anda pilih. Untuk informasi lebih lanjut Anda bisa melihat langsung di website kami atau menghubungi via WhatsApp di +62 812-2001-594 maupun email di info@mitrabahasa.com

Semoga bermanfaat!

Mengenal Profesi Penerjemah Tersumpah di Indonesia

Jasa penerjemah di era globalisasi seperti sekarang memang sangat diperlukan. Baik itu bagi individu maupun korporasi. Salah satunya adalah penerjemah tersumpah. Lalu, seperti apa profesi penerjemah tersumpah ini, apa saja ruang lingkupnya, dan persyaratannya? Berikut ulasannya yang perlu Anda tahu.

Pengertian Singkat Penerjemah Tersumpah

Di Indonesia penerjemah tersumpah memiliki definisi tersendiri. Hal ini sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 29 Tahun 2016 tentang Syarat dan Tata Cara, Pengangkatan, Pelaporan, dan Pemberhentian Penerjemah Tersumpah.

Kemudian, diubah menjadi Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 04  Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 29 Tahun 2016 Syarat dan Tata Cara, Pengangkatan, Pelaporan, dan Pemberhentian Penerjemah Tersumpah.

Dalam peraturan tersebut disebutkan bahwa yang dimaksud dengan penerjemah tersumpah ialah individu yang memiliki keahlian dalam menghasilkan terjemahan yang telah diangkat sumpah oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan. Terutama di bidang hukum dan HAM dan terdaftar dalam kementerian tersebut.

Apa Saja Syaratnya?

Berbeda dengan penerjemah yang sifatnya umum, untuk menjadi penerjemah tersumpah di Indonesia haruslah memenuhi persyaratan tertentu. Sebagaimana yang disebutkan dalam undang-undang yang ada, adapun beberapa syarat utamanya adalah sebagai berikut:

  1. Sehat jasmani dan rohani serta bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Kewarganegaraan Indonesia dan berdomisili di wilayah hukum NKRI serta setia kepada Pancasila dan UUD 1945.
  3. Tidak melakukan tindakan pidana dan dipenjara berdasarkan putusan pengadilan dan memiliki kekuatan hukum tetap dengan ancaman penjara lima tahun atau lebih.
  4. Tidak berstatus sebagai pegawai negeri, pejabat negara, maupun jabatan lain yang dilarang oleh undang-undang untuk merangkap jabatan.
  5. Lulus ujian kualifikasi yang diselenggarakan lembaga sertifikasi profesi baik dari organisasi profesi maupun perguruan tinggi.

Pengambilan Sumpah Penerjemah

Seperti namanya, penerjemah tersumpah akan diambil sumpahnya oleh lembaga terkait, dalam hal ini adalah Kementerian Hukum dan HAM. Di sini, penerjemah tersumpah akan disumpah menurut agama dan kepercayaannya. Prosesinya dilakukan oleh Menteri atau Kepala Kantor Wilayah.

Pengambilan sumpah ini dilakukan dalam waktu paling lama 60 hari atau dua bulan yang terhitung sejak keputusan pengangkatan penerjemah tersumpah dikeluarkan. Bila tidak dilakukan dalam jangka waktu tersebut, maka dapat dibatalkan oleh menteri. Kecuali jika ada permohonan perpanjangan waktu dari pelaksanaan pengambilan sumpah.

Nantinya, setelah pengangkatan dan pengambilan sumpah muncul berita acara. Berita acara inilah yang disampaikan kepada Menteri dalam waktu 30 hari paling lama terhitung sejak pengambilan sumpah. Selain itu juga harus menyertakan surat pernyataan profesi yang bermaterai dan alamat kantor di mana penerjemah tersumpah itu bertugas nantinya.

Ruang Lingkup Pekerjaan Penerjemah Tersumpah

Penerjemah tersumpah memiliki ruang lingkup kerja yang cukup luas. Di sini, diperlukan ketelitian, kejelian, dan kemampuan keterampilan bahasa yang diminta. Misalnya Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Bahasa Mandarin, dan bahasa lain yang kerap digunakan dalam korporasi maupun pemerintahan.

Adapun bentuk penerjemahannya adalah untuk dokumen khusus yang memiliki legalitas tertentu. Mulai dari dokumen perusahaan, dokumen keimigrasian, surat tanah, surat nikah, akta kelahiran, ijazah, dan sebagainya untuk keperluan individu.

Bagi kalangan perusahaan atau korporat, biasanya penerjemah tersumpah memiliki ruang lingkup pekerjaan menerjemahkan dokumen-dokumen yang sifatnya bisnis. Sebagai contoh dokumen untuk transaksi jual-beli, kontrak bisnis maupun kontrak kerja, SOP, surat nota kesepahaman, laporan keuangan, company profile, dan sebagainya.

Karena proses penerjemahan dilakukan oleh penerjemah tersumpah, maka legalitasnya pun terjamin. Dengan kata lain, tugas dan ruang lingkupnya tidak sebatas menerjemahkan dokumen saja, lebih dari itu juga bertanggungjawab menerjemahkan maksud dan arti tanpa mengubah esensi.

Itulah ulasan singkat mengenai profesi penerjemah tersumpah yang ada di Indonesia. Bila Anda membutuhkan jasa penerjemah tersumpah dengan hasil terbaik bisa bekerjasama dengan Mitra Bahasa. Dengan pengalaman dan tenaga penerjemah tersumpah bersertifikat menjadikan Mitra Bahasa layak untuk Anda jadikan solusi terbaik bagi individu maupun korporasi.Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa melihat pada laman website Mitra Bahasa. Atau menghubungi via WhatsApp di +62 812-2001-594 maupun email di info@mitrabahasa.com

Tanggung Jawab Seorang Penerjemah

Translator tidak hanya sekedar menerjemahkan kalimat dari bahasa sumber ke bahasa sasaran. Namun seorang translator juga harus mengerti konteks dari bacaan tersebut sebelum diterjemahkan ke bahasa sasaran. Hal ini untuk menghindari translasi yang bisa menggiring ambiguitas pembacanya.

Itulah mengapa seorang penerjemah tidak boleh sembarang menerjemahkan sebuah naskah, apalagi jika hanya menerjemahkan secara harfiah. Karena hal ini dapat menghasilkan pekerjaan yang tidak memuaskan.

Sebelum memulai menerjemahkan, seorang translator perlu memahami konteks naskah terlebih dahulu dengan cara melakukan riset, seperti membaca buku atau mencari informasi di internet.

Translator juga tidak menerjemahkan secara langsung, namun ada sumber daya yang digunakan untuk menunjang proses menerjemahkan, seperti kamus, ensiklopedia, buku tata bahasa, bahkan program penunjang sebagai seorang translator.

Kemampuan yang dibutuhkan seorang translator antara lain yaitu fasih secara tulisan maupun lisan dalam bahasa asing, memiliki kemampuan bekerja dengan deadline, memiliki pengetahuan umum yang baik, juga keterampilan IT. 

Biasanya, penerjemah dapat menyelesaikan tugasnya dari rumah. Namun dewasa ini sudah banyak perusahaan yang juga mempekerjakan penerjemah di kantor seperti karyawan pada umumnya, apalagi bagi mereka yang bekerja untuk perusahaan penerbitan.

Tugas utama dari seorang translator memang menerjemahkan naskah bacaan, namun naskah tersebut juga memiliki bidang yang luas dan tidak terbatas hanya dalam konteks budaya populer saja. Mereka juga harus mampu menerjemahkan naskah dengan konteks hukum, penelitian, pendidikan, kesehatan, dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, menjadi penerjemah yang profesional bukanlah profesi yang mudah dan bisa dipandang sebelah mata. Mereka juga memiliki tanggung jawab yang besar untuk mentranslasi dokumen agar dapat dipahami dan tidak menimbulkan ambiguitas.

Lantas, apa saja tanggung jawab seorang penerjemah?

Seorang penerjemah harus mampu menerjemahkan secara akurat. Tidak hanya menerjemahkan secara harfiah, namun wajib memastikan bahwa terjemahannya sudah sesuai dan mudah dipahami.

Jika diperlukan, penerjemah juga harus memiliki salinan rangkuman teks yang sudah diterjemahkan. Biasanya, ada beberapa klien yang akan menanyakan ringkasan tersebut.

Apabila bekerja dalam project yang besar, penerjemah akan bekerja dengan tim. Pada saat itu, mereka bertanggung jawab untuk menghadiri brainstorming dengan tim agar proses menerjemahkan dapat berjalan sesuai rencana bersama. 

Pada saat naskah sudah selesai diterjemahkan, penerjemah bertanggung jawab untuk melakukan pengecekan ulang untuk memastikan apakah ada ejaan, grammar, atau tata bahasa yang kurang tepat atau tidak sesuai konteks.

Tidak menutup kemungkinan bahwa penerjemah juga butuh berdiskusi dengan profesional yang sudah ahli di suatu bidang tertentu untuk menggali lebih dalam pengetahuan mengenai suatu topik tertentu. Sudah menjadi tanggung jawab seorang penerjemah untuk melakukan riset sendiri agar menghasilkan terjemahan yang memuaskan.

Seperti itulah tugas dan tanggung jawab seorang penerjemah. Apabila Anda membutuhkan jasa translator yang berintegritas, jangan ragu untuk menghubungi Mitra Bahasa karena kami menyediakan jasa translating, proofreading, dan interpreting yang ditangani oleh para profesional di bidangnya.

Relevansi Penerjemah Bahasa di Era Reformasi Digital

Profesi penerjemah terbilang cukup dibutuhkan dalam berbagai aspek dalam kehidupan, bahkan menjadi salah satu profesi yang dicari-cari oleh banyak instansi maupun perusahaan.

Pekerjaan yang berurusan langsung dalam proses menerjemahkan bahasa sumber ke dalam bahasa sasaran ini membantu orang-orang untuk mengerti maksud dan tujuan dari sebuah teks.

Namun seiring berjalannya waktu dan berkembangnya teknologi, dewasa ini banyak yang menyerahkan proses menerjemahkan pada bantuan mesin. Sehingga mungkin muncul pertanyaan, “apakah penerjemah bahasa masih relevan di era digital ini?”

Meskipun demikian, masih ada alasan dan faktor mengapa penerjemah bahasa yang tersumpah maupun non-tersumpah lebih akurat dan masih dibutuhkan di era digital ini daripada menerjemahkan melalui mesin teknologi. Di artikel berikut, kami akan bantu menjelaskan beberapa alasan tersebut.

  1. Diperlukan proses berpikir menggunakan logika dalam setiap proyek terjemahan

Menerjemahkan sebuah tulisan dalam bentuk apapun tidak hanya sekedar menerjemahkan kata per kata, tapi diperlukan penggunaan logika agar hasil dari terjemahan dapat dipahami dan artinya tidak melenceng dari dokumen aslinya.

Ada proyek translasi yang bertema tugas kuliah, karya ilmiah, brosur promosi, atau artikel pada majalah. Namun ada pula proyek terjemahan yang bertopik lebih serius dan diperlukan tanggung jawab legalisasi seperti dokumen bisnis, surat tanah, akta lahir, kartu keluarga, dokumen kemigrasian.

Hal ini tentunya hanya dapat dimengerti manusia, sehingga hanya penerjemah tersumpah dan non-tersumpah yang dapat menyesuaikan tata bahasa yang digunakan untuk menerjemahkan dokumen-dokumen tersebut.

Itulah mengapa dalam proses menerjemahkan manusia masih lebih unggul daripada mesin atau software yang digunakan untuk mempermudah pengerjaan translasi bahasa.

Mesin tidak memiliki logika, sedangkan manusia memiliki akal untuk berpikir menggunakan logika. Dengan begitu, hasil dari terjemahan dapat dipahami secara tata bahasa maupun maksud secara keseluruhan.

  1. Mesin tidak dapat memahami relevansi dalam bahasa dan budaya

Bahasa memiliki relevansi dan budaya berbeda-beda. Sebagai contoh, kata ‘fries’ dalam bahasa Inggris versi British merujuk pada ‘gorengan’. Sedangkan kata yang sama dalam bahasa Inggris versi Amerika berarti ‘kentang goreng’.

Pengetahuan seperti ini tidak dapat dipahami oleh mesin karena hanya manusia yang paham dengan relevansi dan budaya yang digunakan oleh setiap bahasa. Software untuk menerjemahkan tidak mampu memahami hal ini karena hal yang seperti ini berada di luar aturan algoritma mesin.

  1. Mesin menerjemahkan kata, namun penerjemah menerjemahkan ide

Mesin bekerja berdasarkan algoritma yang diciptakan oleh manusia yang membuatnya hanya bisa menerjemahkan kata per kata. Seorang penerjemah profesional tidak akan melakukan hal ini, sebab penerjemah profesional menerjemahkan ide dan bukan hanya sekedar kata per kata.

Itulah alasan mengapa penerjemah profesional masih relevan untuk membantu Anda mentranslasi dokumen jenis apapun ke dalam bahasa sasaran meskipun saat ini kecanggihan teknologi dapat membantu segala urusan manusia.

Jasa penerjemah profesional tersedia di Mitra Bahasa. Kami adalah solusi terbaik untuk  menerjemahkan segala dokumen yang Anda inginkan dengan harga yang masuk akal.

Apabila ingin melakukan perjanjian mengenai jasa penerjemah, jasa proofreading, atau jasa interpreter, segera hubungi kami melalui website Mitra Bahasa, Whatsapp di +62 812-2001-594, ataupun email ke info@mitrabahasa.com

Perbedaan Translator dan Interpreter. Wajib Tahu!

Banyak orang yang sering menganggap bahwa translator itu sama dengan interpreter. Kenyataannya, kedua profesi tersebut memiliki perbedaan. Untuk Anda yang masih penasaran apa perbedaan translator dan interpreter, simak dulu penjelasan Mitra Bahasa di bawah ini!

Apa yang membedakan translator dan interpreter?

Pada dasarnya, translator dan interpreter memiliki pekerjaan yang serupa, yakni menerjemahkan satu bahasa ke bahasa lain. Keduanya pun wajib memiliki sertifikasi yang jelas dan asli serta memiliki beberapa kemampuan dalam bidang menerjemahkan.

Kemampuan tersebut meliputi kemampuan untuk mendengarkan secara aktif, kemampuan berkomunikasi yang baik, kemampuan membaca dan menulis bahasa asing, serta pemahaman tentang kebudayaan.

Lantas, apa yang membedakan kedua profesi tersebut?

Translator adalah…

Pernahkah Anda membaca sebuah buku yang ditulis oleh penulis luar negeri dalam bahasa Indonesia? Buku tersebut adalah hasil terjemahan yang dilakukan oleh seorang translator.

Tugas utama seorang translator yaitu menerjemahkan sebuah tulisan dari satu bahasa (bahasa sumber) ke dalam bahasa lain (bahasa sasaran). Ada beberapa poin yang harus diperhatikan saat menerjemahkan sebuah tulisan dari bahasa sumber ke bahasa sasaran, seperti tata bahasa, penggunaan diksi, padanan kata, serta kebudayaan yang ada pada kedua bahasa tersebut.

Translator bertugas untuk menerjemahkan tulisan tidak hanya secara literal, namun juga perlu melihat konteks. Sehingga seorang translator wajib memahami isi dari tulisan yang akan diterjemahkan dan mencari padanan kata yang tepat sesuai dengan tata bahasa.

Seorang translator diperbolehkan menggunakan alat bantu untuk menerjemahkan, seperti kamus atau tesaurus. Meskipun begitu, translator tetap memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikan tugasnya sebelum tenggat waktu yang ditentukan

Di sisi lain, interpreter adalah…

Jika seorang translator bertugas untuk menerjemahkan tulisan, lain halnya dengan interpreter. Seorang interpreter bertugas untuk menerjemahkan secara verbal pada saat itu juga. Interpreter bertanggung jawab untuk menyampaikan inti dari sebuah percakapan, namun tidak perlu diterjemahkan secara terperinci.

Meskipun tidak perlu menerjemahkan secara terperinci seperti pekerjaan translator, namun pekerjaan interpreter juga cukup sulit menerjemahkan sebuah percakapan pada saat itu juga tanpa bantuan dari kamus atau tesaurus.

Intinya, interpreter ini menjadi sebuah jembatan bagi dua belah pihak yang berbicara dengan bahasa yang berbeda. Sehingga seorang interpreter tidak hanya harus menguasai bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi oleh kedua belah pihak, namun juga perlu memahami topik-topik tertentu yang sedang dibicarakan.

Sebagai contoh, seorang interpreter yang bekerja untuk pertemuan bisnis berkewajiban untuk menguasai topik terminologi yang digunakan di dunia bisnis dan lain sebagainya.

Meskipun sama-sama memiliki tugas utama untuk menerjemahkan bahasa sumber ke bahasa sasaran, namun profesi translator dan interpreter memiliki perbedaan pada subjek yang diterjemahkan.

Apabila Anda membutuhkan jasa translator maupun interpreter untuk membantu Anda dalam pekerjaan atau tugas apapun, segera hubungi Mitra Bahasa! Kami adalah ‘jembatan’ yang tepat untuk menerjemahkan segala kebutuhan Anda.

Penerjemah Tersumpah dan Non-Tersumpah, Apa Bedanya?

Menjadi seorang penerjemah tidak hanya mengandalkan kemampuan untuk menerjemahkan bahasa asing, namun juga perlu melewati beberapa sertifikasi agar dapat mempertanggungjawabkan keakuratan dokumen yang diterjemahkan.

Dalam dunia translasi, dikenal profesi penerjemah tersumpah dan penerjemah non-tersumpah. Keduanya memang memiliki pekerjaan dan tugas utama yang sama, akan tetapi tetap memiliki perbedaan.

Lalu, apa yang membuat keduanya berbeda?

Penerjemah tersumpah

Seorang penerjemah tersumpah atau yang juga dikenal sebagai sworn translator wajib lulus dan melewati Ujian Kualifikasi Penerjemah dengan sertifikat A yang memiliki rentang nilai 80-110.

Ujian yang dilewati tersebut merupakan tanda bahwa sang penerjemah akan mengemban tanggung jawab yang penuh atas keabsahan dokumen yang diterjemahkan.

Biasanya, jasa penerjemah tersumpah digunakan oleh kalangan yang profesional untuk menerjemahkan dokumen-dokumen yang memiliki status legal, seperti keperluan untuk ke luar negeri, keimigrasian, surat tanah, kartu keluarga, surat nikah,  akta lahir, ijazah, dan dokumen-dokumen penting lainnya.

Tidak hanya untuk surat-surat penting yang berstatus legal, namun penerjemah tersumpah juga dibutuhkan di kalangan korporat atau perusahaan besar untuk menerjemahkan dokumen korporat, proposal bisnis, kontrak kerja, SOP, MoU, perjanjian jual beli, laporan keuangan, dan masih banyak lagi.

Dokumen yang sudah disebutkan di atas merupakan contoh dokumen-dokumen yang memerlukan jasa penerjemah tersumpah karena hasil tersemahan dapat terjamin legalitasnya. Penerjemah yang sudah bersertifikasi ujian kualifikasi bertanggung jawab untuk menerjemahkan dokumen-dokumen penting secara akurat serta menjaga kerahasiaan dokumen tersebut.

Itulah yang membuat penerjemah tersumpah lebih unggul daripada penerjemah biasa jika Anda memerlukan penerjemah untuk dokumen legal. Tidak hanya sekedar mengartikan kalimat dengan baik, namun penerjemah tersumpah juga memiliki tanggung jawab penuh untuk menerjemahkan arti dari dokumen tersebut tanpa mengubah maksud serta tujuan dari dokumen aslinya.

Jika Anda menggunakan jasa penerjemah tersumpah, maka otomatis dokumen yang diterjemahkan juga berstatus legal seperti dokumennya yang asli.

Penerjemah non-tersumpah

Lain halnya dengan penerjemah tersumpah, penerjemah non-tersumpah tidak memiliki sertifikat legalitas yang sama dengan penerjemah tersumpah. Meskipun tidak melewati ujian kualifikasi, namun penerjemah non-tersumpah juga dapat diandalkan profesionalitasnya untuk menerjemahkan dokumen-dokumen non-legal.

Sebagai contoh, Anda bisa menggunakan jasa penerjemah non-tersumpah jika membutuhkan penerjemah untuk menerjemahkan tugas, karya tulis, artikel, teks fiksi, maupun jenis tulisan lain yang tidak terkait dengan lembaga resmi apapun.

Singkatnya, jasa penerjemah non-tertulis ini cocok bagi Anda yang membutuhkan penerjemah dalam skala keperluan pribadi. Penerjemah non-tersumpah juga memiliki tanggung jawab untuk melakukan translasi bahasa dengan baik. Jadi, ini bukan berarti pekerjaan mereka tidak profesional.

Kedua jenis penerjemah ini tersedia di Mitra Bahasa. Jadi jika Anda membutuhkan penerjemah untuk menerjemahkan dokumen legal maupun untuk keperluan pribadi sekalipun, kami adalah solusi terbaik Anda.

Segera hubungi kami melalui website Mitra Bahasa, Whatsapp di +62 812-2001-594, ataupun email ke info@mitrabahasa.com

Mitra Bahasa | Jasa Penerjemah Tersumpah, Interpreter dan Proofreading Professional - Copyright © 2018 - 2021



Jasa Penerjemah Bahasa Tersumpah dan Non Tersumpah

Mitra Bahasa merupakan penyedia jasa penerjemah dokumen tersumpah dan non tersumpah untuk Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, Bahasa Arab dan Bahasa Mandarin. Mitra Bahasa memberikan layanan penerjemahan dokumen tersumpah dan non tersumpah kepada seluruh masyarakat Indonesia baik dalam maupun luar negeri. Mitra Bahasa memberikan layanan yang mudah, cepat dan tepat bagi anda yang ingin mendapatkan jasa translate tersumpah dan non tersumpah Bahasa Inggris ke Indonesia, jasa translate tersumpah dan non tersumpah Bahasa Indonesia ke Inggris, jasa translate tersumpah dan non tersumpah Bahasa Indonesia ke Mandarin, jasa translate tersumpah dan non tersumpah Bahasa Mandarin ke Indonesia, jasa translate tersumpah dan non tersumpah Bahasa Indonesia ke Jepang, jasa translate tersumpah dan non tersumpah Bahasa Jepang ke Indonesia, jasa translate tersumpah dan non tersumpah Bahasa Indonesia ke Arab dan jasa translate tersumpah dan non tersumpah Bahasa Arab ke Indonesia. Mitra Bahasa telah melayani jasa penerjemahan bahasa mulai dari perorangan, mahasiswa maupun perusahaan. Jangan memilih biro jasa penerjemah bahasa tetapi pilihlah biro jasa penerjemah profesional dengan harga terjangkau. Jasa penerjemah dokumen di Jakarta, Surabaya, Medan, Semarang, Bandung dan kota lainnya hanya di Mitra Bahasa. Pelayanan jasa penerjemahan dokumen tersumpah dan non tersumpah yang cepat dan berkualitas di Indonesia. Cari Jasa Penerjemahan Bahasa hanya di Mitra Bahasa.

Jasa Interpreter / Penerjemah Lisan

Jasa Interpreter / Penerjemah Lisan adalah layanan jasa terjemahan yang sifatnya langsung, dimana dalam hal ini sangat membantu menjembatani klien-klien dalam berinteraksi secara langsung dengan mitra kerjanya yang menggunakan bahasa asing. Berbeda dengan penerjemah teks atau lebih lazim disebut penerjemah dokumen, penerjemah lisan harus mampu berfikir lebih cepat serta harus memiliki kefasihan dan kepandaian yang khusus untuk dapat menyampaikan suatu arti secara langsung kepada klien.

Berbagai bahasa yang kami tawarkan dalam layanan jasa penerjemah lisan/ interpreting adalah, seperti : Jasa Interpreter Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, Bahasa Arab dan Bahasa Mandarin. Mitra Bahasa menyediakan layanan interpreting yang profesional dan teruji di berbagai bidang. Kami menawarkan interpreter-interpreter terbaik yang sesuai dengan tugas dengan pengalaman terkait selama bertahun-tahun, baik untuk persidangan pengadilan dan arbitrase, rapat, seminar, negosiasi bisnis, konferensi, kunjungan dan acara-acara televisi dan radio. Biaya jasa interpreter yang terjangkau dengan tenaga ahli profesional siap melayani di kota besar seperti Jakarta, Semarang, Medan, Surabaya, Bandung, Denpasar dan kota lainnya di Indonesia.


Jasa Proofreading / Tata Bahasa Profesional

Mitra Bahasa memberikan layanan proofreading Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, Bahasa Arab dan Bahasa Jepang. Selain mengalihbahasakan jurnal yang telah ada baik menerjemahkannya sendiri atau menggunakan jasa penerjemahan, tahapan editing atau proofreading untuk jurnal yang telah dibuatnya sangatlah penting. Editing dan Proofreading dari para ahli bahasa sangat membantu meminimalisasi kesalahan tata bahasa atau spelling dalam jurnal yang akan diterbitkan di jurnal internasional. Mitra Bahasa fokus pada penerjemahan dokumen biasa dan jurnal internasional, kali ini menawarkan jasa editing atau proofreading bilamana Anda telah mempunyai jurnal yang akan diterbitkan. Kami akan mencoba membantu membaca ulang seluruh jurnal Anda dan memberikan editing atau masukan terutama dalam segi bahasa yang digunakan. Mitra Bahasa telah dikenal sebagai mitra dalam hal jasa proofreading / tata bahasa jurnal ilmiah di seluruh kota di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, Semarang, Denpasar dan kota lainnya di Indonesia.

Jasa Legalisasi Dokumen

Mitra Bahasa melayani Jasa legalisasi di Departemen Hukum dan HAM, Departemen Luar Negeri, dan beberapa kedutaan besar negara asing di Indonesia untuk akses keperluan keluar negeri yang biasanya terlebih dahulu dokumen diterjemahkan ke dalam bahasa yang hendak dituju oleh penerjemah tersumpah resmi kemudian dilegalisasi di Departemen Hukum dan HAM, Departemen Luar Negeri, kemudian diteruskan di kedutaan negara yang hendak dituju.
Open chat
Hai, ada yang bisa kami bantu?